Singaraja | Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (BEM FHIS) Universitas Pendidikan Ganesha telah sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) bertajuk Social Care Movement pada Jumat, 23 Oktober 2026, bertempat di Desa Pemuteran, Kabupaten Buleleng, Bali.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat melalui aksi pengabdian yang berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penanaman mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pesisir. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Kapolsek Gerokgak, Babinsa, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng, Kepala Desa Pemuteran, prajuru adat Desa Pemuteran, serta jajaran pemerintahan Desa Pemuteran.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi kepada masyarakat, pemeriksaan kesehatan gratis, serta pemberian bantuan sembako bagi masyarakat Desa Pemuteran. Rangkaian kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial mahasiswa dalam mendukung peningkatan kesadaran masyarakat, akses pelayanan kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
Melalui Social Care Movement 2026, BEM FHIS Undiksha berharap kegiatan pengabdian ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, tetapi menjadi langkah awal dalam membangun kepedulian dan kolaborasi yang berkelanjutan antara mahasiswa, pemerintah, aparat, dan masyarakat.
Penanaman mangrove diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis bagi kelestarian pesisir dalam jangka panjang. Sementara itu, kegiatan sosial dan kesehatan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan, memperkuat solidaritas sosial, serta mendorong tumbuhnya semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
Ke depannya, BEM FHIS Undiksha berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan pengabdian yang tidak hanya memberikan manfaat secara langsung, tetapi juga mendorong tumbuhnya kemandirian masyarakat dan menciptakan dampak positif yang dapat dirasakan secara berkelanjutan. Melalui kolaborasi dan evaluasi terhadap setiap kegiatan, pengabdian diharapkan menjadi gerakan nyata yang terus berkembang dan menjawab kebutuhan masyarakat.
Karena pengabdian bukan sekadar hadir, melainkan tentang memberikan manfaat, menumbuhkan harapan, dan menciptakan dampak yang berkelanjutan.










